Faktor Penyebab dan Tips Menghadapi Kenakalan Remaja

Pergaulan zaman sekarang sangat perlu pengawasan ketat, khususnya orang tua wajib memberi kepedulian penuh terhadap putra-putrinya di rumah. Di kota metropolitan saat ini, terkenal dengan ganasnya pergaulan. Maksudnya, pergaulan disana sebagian orang berpendapat dapat menjerumuskan menuju hal yang negative. Misal dengan mengikuti gank atau kelompok tertentu dimana biasanya mereka menyukai kebut-kebutan, pemakai narkoba, suka free sex dan lain sebagainya.Kenakalan remaja di era masa kini sudah melebihi batas yang sewajarnya.

Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Dan saya pun pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri ketika sebuah anak kelas satu SMA di kompelks saya, ditangkap/diciduk polisi akibat menjadi seorang bandar gele, atau yang lebih kita kenal dengan ganja.

Ada beberapa faktor kenakalan remaja pada masa kini:

1. Kurangnya belas kasih dari orang tua pada saat ini
2. Kurangnya pengawasan dari orang tua
3. Pergaulan dengan teman yang tidak sesama
4. Peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif
5. Tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah
6. Dasar-dasar agama yang kurang
7. Tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya
8. Kebebasan yang berlebihan

Tips mengatasi dan mencegah kenakalan remaja masa kini:

1. Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
2. Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang.
3. Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya.
4. Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.
5. Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.
6. Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.
7.  Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif.