Menjadi Suami yang Baik dalam Keluarga

By KainSutera.com Categories: Keluarga
Menjadi Suami yang Baik dalam keluargaSetelah menikah, bagi seorang pria seharusnya berpikir jika kini dia menjadi seorang imam dalam keluarganya yang akan menjadi guru baik istri dan juga anak-anaknya kelak. Pertumbuhan seorang anak tidak jauh penting dari peranan dari seorang ayah. Ikatan emosional antara ayah dan anak ditentukan salah satunya oleh interaksi antara ayah dan anak itu sendiri.

Interaksi yang baik antara anak dan ayah ini memengaruhi kecerdasan emosial seorang anak yang membuatnya tumbuh menjadi sosok dewasa yang berhasil. Nah, untuk anda yang sekarang menjadi ayah berikut ini adalah sebuah tips untuk menjadi ayah yang baik yang bisa anda terapkan agar anak kelak menjadi anak yang berguna dan memiliki kepribadian yang baik.

1. Hormati ibu dari anak-anak
Rumah tangga itu akan bertahan lama jika seorang suami belajar menghargai istrinya begitu juga sebaliknya yang memberikan dia keturunan dari rahimnya. Suami dan istri yang saling menghargai satu sama lain, dan memperlihatkan hal tersebut kepada anak-anaknya, akan secara otomatis membentuk lingkungan yang aman dan nyaman bagi mereka.  Saat anak-anak melihat orang tuanya saling menghargai satu sama lain, mereka akan merasa lebih diterima dan juga dihargai.

2. Luangkan waktu untuk bersama dengan anak-anak
Bagaimana seorang ayah meluangkan waktu menunjukkan seberapa penting mereka baginya.  Jika anda kelihatan selalu sibuk untuk bersama mereka,… mereka akan merasa diabaikan apapun juga alasan yang anda sampaikan. Mencintai dan meluangkan waktu bersama mereka kadang kala berarti mengorbankan hal lain, tetapi hal tersebut akan sangat berarti.  Anak-anak tumbuh dengan sangat cepat dan kesempatan yang terlewatkan akan hilang selamanya.

3. Dengarkan apa yang ingin mereka sampaikan
Seringkali ditemukan seorang ayah berbicara pada anaknya hanya ketika mereka melakukan suatu kesalahan. Oleh karena itu banyak anak-anak yang ngeri ketika ibunya berkata, “Ayahmu ingin berbicara…”  Mulailah berbicara dan ngobrol dengan anakmu sejak mereka masih sangat kecil agar subjek/topik yang sulitpun akan dapat dibicarakan saat mereka tumbuh dewasa. Luangkan waktu dan dengarkan ide-ide juga permasalahan mereka.

4. Disiplinkan Dengan Rasa Cinta dan Kasih Sayang
Seluruh anak membutuhkan arahan, nasehat dan disiplin, bukan hukuman.  Hukuman tetap diperlukan dalam mendisiplinkan mereka, tetapi tetapkanlah batasan yang tepat. Ingatkan kepada mereka akibat dari perbuatannya dan berikan hadiah atau pujian jika mereka berkelakuan dengan baik dan benar. Seorang ayah yang mendisiplinkan anaknya secara tenang namun tegas memperlihatkan perhatian dan rasa kasih sayang bagi anak-anak.

5. Jadilah Panutan (Role Model)
Disadari atau tidak, setiap ayah menjadi panutan bagi anaknya. Seorang anak perempuan yang sering menghabiskan waktu bersama ayah yang menyayanginya akan tumbuh dan mengetahui bahwa dirinya berhak untuk diperlakukan dengan hormat dan baik oleh lelaki, dan figur serta nilai apa yang dicari pada suaminya nanti. Ayah dapat mengajarkan anak laki-lakinya mengenai hal-hal yang penting dalam kehidupan dengan cara mempraktekkan dan memperlihatkannya kepada mereka, seperti kejujuran, kemanusiaan juga tanggung jawab.  Seluruh dunia adalah sebuah panggung… dan ayah memainkan salah satu peran yang vital.

6. Jadilah Seorang Guru
Banyak para ayah yang berpikiran bahwa mengajar adalah sesuatu yang dilakukan oleh orang lain.  Tetapi, para ayah yang mengajarkan kepada anaknya mengenai benar dan salah akan mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik dan akan melihat anaknya membuat pilihan yang baik.  Gunakanlah contoh dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu anak-anak mempelajari hal-hal dan nilai-nilai dasar dalam kehidupan.

7. Makan Bersama Keluarga
Makan bersama sekeluarga (sarapan, makan siang atau makan malam) dapat menjadi bagian yang penting dalam kehidupan berkeluarga yang sehat. Pada saat ini adalah kesempatan bagi anak untuk membicarakan tentang apa yang mereka lakukan dan apa yang ingin dilakukan. Ini juga adalah kesempatan yang baik bagi ayah untuk mendengarkan dan memberikan saran atau nasihat. Yang paling penting, makan bersama ini adalah waktu bagi keluarga untuk berkumpul bersama setiap harinya.

8. Bacakan Cerita Untuk Mereka
Pada dunia dimana TV biasanya mendominasi kehidupan anak-anak, adalah hal yang penting bagi ayah agar berupaya untuk membacakan cerita kepada anaknya. Cara terbaik bagi anak untuk belajar adalah dengan melakukan dan membaca, serta dengan melihat dan mendengar. Mulailah membacakan cerita kepada anak pada saat mereka masih kecil.  Pada saat mereka mulai besar, anjurkan mereka untuk membaca sendiri.  Menumbuhkan rasa suka membaca pada anak adalah salah satu cara terbaik untuk mengarahkan mereka untuk memiliki kehidupan dan perkembangan karir yang baik.

9. Perlihatkan Rasa Kasih Sayang
Anak-anak membutuhkan rasa aman dan nyaman yang mereka peroleh dan rasakan saat mereka merasa diinginkan, diterima dan disayangi oleh keluarganya.  Orang tua, terutama ayah, sebaiknya merasa nyaman dan berkeinginan untuk memeluk mereka.  Memperlihatkan rasa kasih sayang setiap hari adalah cara terbaik untuk menunjukkan kepada mereka bahwa anda menyayanginya.

10. Sadari Bahwa Tugas Seorang Ayah Tidak Pernah Berakhir
Meskipun mereka sudah tumbuh dewasa dan siap untuk meninggalkan rumah, mereka akan tetap kembali kepada ayahnya untuk mencari kearifan/kebijaksanaan dan saran.  Apakah itu berkaitan dengan kuliahnya, kantor / kerja yang baru ataupun pernikahan, seorang ayah akan terus memainkan peran yang penting dalam kehidupan mereka pada saat mereka tumbuh dan mungkin terus sampai saat mereka akan menikah dan membangun keluarganya sendiri.

Menjadi Suami yang Baik dalam Keluarga | KainSutera.com | 4.5