Mengenal Istilah Cabe-Cabean di Kalangan Remaja

By Annas Jakabaring Categories: Info Remaja
Mengenal Istilah Cabe-Cabean di Kalangan RemajaKAINSUTERA.COM – Istilah cabe-cabean baru-baru ini telah banyak dibicarakan orang. Berhubung pada kesempatan kali ini membahas masalah dunia remaja, sehingga artikel ini sempat kami paparkan buat Anda. Mungkin diatara Anda belum kenal betul apa itu istilah cabe-cabean dengan artikel ini mungkin bisa membantu Anda yang belum kenal apa itu cabe-cabean dan bagaimana ciri-ciri orang yang dikategorikan termasuk cabe-cabean.

Sangat terkenal memang jika kaum muda Indonesia paling ahli menciptakan istilah-istilah unik. Setelah populer dengan sebutan alay, jablay dan lebay, kini “spesies baru” gadis cabe-cabean diperkenalkan sebagai tren mutakhir. Tidak jelas siapa yang mulai mempopulerkannya. Istilah ini menyebar secara viral dan dikenal luas karena dianggap mencerminkan sejumlah remaja zaman sekarang.

Gadis cabe-cabean ditujukan untuk menggambarkan gadis belia usia belasan tahun yang memiliki kebiasaan khas. Pengaruh pergaulan bebas dan perkembangan teknologi membuatnya asyik dengan dunianya sendiri. Cabe Cabean adalah fenomena baru, sebuah istilah bagi gadis / cewek belia yang masuk dalam kategori-kategori tertentu yang tren di kota-kota besar. Berikut 10 ciri cewek Cabe Cabean:

1. Gigi ‘Dipagar’

Cewek Cabe Cabean memakai ‘pagar’ gigi atau behel. Namun mereka lakukan itu bukan untuk kesehatan atau kebutuhan giginya, melainkan hanya sekadar gaya. Bahkan, pasangnya di ahli gigi bukan dokter gigi.

2. Pakai Make Up di Malam Minggu

Pakai make up umumnya jika mau kondangan atau ke mall. Namun cewek Cabe Cabean kerap berdandan ‘super menor’ tatkala hang out di malam minggu. Malah terkadang  model make up gadis cabe-cabean terkesan dipaksakan. Saking niatnya menggunakan makeup berlebih dan tidak jarang kulit muka berbeda dengan warna kutil leher dan badan.

3. Bonceng Bertiga atau Empat

Umumnya etika berboncengan menurut aturan lalu lintas maksimal dua orang. Tiga atau empat diperbolehkan dengan syarat misalkan membawa bayi atau anak kecil. Cewek Cabe Cabean lakukan ini bahkan hingga empat orang satu motor.

4. Gemar Kebut-kebutan

Cewek Cabe Cabean suka kebut-kebutan dengan memaerkan kakiknya. Namun sayangnya kaki mereka busikan. Gadis cabe-cabean, karena masih berusia tanggung kadang baru bisa mengendarai sepeda motor. Alih-alih membawa motor dengan hati-hati, mereka justru doyan ngebut dengan harapan dianggap keren oleh orang yang melihatnya.

Lucunya lagi, gadis cabe-cabean kerap kali melewati segerombolan pria nongkrong dengan memacu kencang motornya demi menarik perhatian.

5. Rok di atas Pusar

Cewek Cabe Cabean demen memakai style rok mini hingga di atas pusar. Hal itu dilakukan untuk menonjolkan payudaranya. Di sekolah aturan rok diberlakukan sepinggang.

6. ‘Maling Teriak Maling’

Ada istilah ‘Maling Teriak Maling’ yang merujuk pada orang yang tak akui perbuatannya dan melempar ke orang lain. Cewek Cabe Cabean juga demikian. Mereka teriaki cewek lain Cabe meski dirinya sendiri adalah Cabe.

7. High Heels di Pasar Malam

Dengan dress trendi plus pakai high heels, cewek Cabe Cabean seharusnya nongkrong di clubbing. Namun mereka malah habiskan malam minggu di pasar malam.

8. Hang Out di Fly Over

Selain pasar malam cewek Cabe Cabean juga habiskan Sabtu malam di fly over. Nah loh mau pacaran atau bunuh diri?

9. Menipu Diri Sendiri

Umumnya cewek Cabe Cabean tunjukkan foto ke target pedekate dengan tampilan yang menipu. Nampak cute, cantik, imut namun setelah kopdar atau ketemuan berbeda dengan aslinya. Mereka juga berikan efek kamera di foto yang dikirimkan.

10. Naik Motor, Celana Pendek, dan Baju Ketat

Itulah ciri mutlak cewek Cabe Cabean. Plus jika berboncengan tiga hingga empat sudah pasti mereka adalah 100% cewek Cabe Cabean. Biasanya sambil berboncengan mereka main HP atau cekikikan ketawa ketiwi.

11. Berponi

Mungkin biar keliatan lebih unyu-unyu cute-cute kali yaa hihi..

12. Blackberry

Blackberry adalah ciri lain gadis cabe-cabean. Smartphone ini justru jadi andalan gadis cabe-cabean. Blackberry dipakai untuk gaya dan sekedar update status BBM tanpa memahami apa kegunaan asli Blackberry.

13. Kegiatan wajib hari ini: update status

Kegiatan wajib yang tidak boleh terlewat dari gadis cabe-cabean adalah update status di media sosial dan instant messaging. Biasanya mereka akan mengupdate setiap kegiatan dan interaksi yang terjadi disekitar mereka.

Bahkan biasanya memberi kabar yang penting seakan banyak orang yang peduli. Belum lagi pemakaian kata-kata yang berlebihan dengan susunan huruf angka dicampur. Tak hanya update status, mereka juga kerap memposting foto dengan gaya yang aneh dan keren menurut cabe-cabean.

Malam hari Anda akan menemui banyak status galau bertebaran di media sosial. Kadang mereka akan mem-posting banyak kata bijak dan me-retweet banyak kata-kata bijak di Twitter

Penyebab adanya Gadis Cabe-cabean

Banyak faktor yang menyebabkan fenomena ini muncul. Setidaknya ada tiga faktor utama yang memiliki andil khusus.

Pertama, faktor media. Tak dapat dipungkiri, tayangan di televisi tidak banyak memberikan tuntunan yang mendidik dan membangun. Khususnya pada segmen remaja. Gaya hidup yang diperlihatkan dalam sinetron-sinetron atau drama-drama impor sedikit banyak mempengaruhi remaja kita untuk menirunya. Lihat saja bagaimana cara berpakaian dan gaya hidup mereka dijiplak habis oleh remaja putri dalam komunitas cabe-cabean ini.

Kedua adalah faktor keluarga, dalam hal ini adalah orang tua. Pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak tidak boleh lepas begitu saja. Kebutuhan seorang anak tidak hanya sekedar materi namun juga kasih sayang dan perhatian. Salah satu mengapa fenomena ini muncul adalah banyaknya remaja-remaja broken home yang mencari pelampiasan dengan cara-cara negatif.

Ketiga, faktor lingkungan. Lingkungan terdekat dari remaja adalah sekolah dan teman-teman bergaulnya.

Kita semua sepakat bahwa fenomena ini perlu mendapatkan perhatian. Tak ada yang menginginkan generasi muda Indonesia menjadi generasi yang hidupnya sia-sia. Di sisi lain masa remaja menyimpan potensi yang sangat besar untuk pembentukkan karakter di usia dewasa. Banyak peran yang bisa kita lakukan dan kita bisa mulai bergerak dari sekarang.

Pertama, peran keluarga. Dari keluargalah penanaman nilai-nilai agama dimulai. Anak-anak disadarkan bahwa dia diciptakan di dunia ini dengan tujuan khusus, yakni taqwa. Orang tua menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya.

Kedua, lingkungan. Masyarakat perlu ikut andil dalam menjaga lingkungan sekitarnya dari hal-hal semacam ini. Sikap individualis dan apatis harus dibuang jauh. Tindakkan amar ma’ruf nahyi mungkar tidak boleh disepelekan. Ketiga, peran negara. Perlu ada regulasi atau kebijakan yang menjaga remaja kita. Dari mulai siaran media, lingkungan, pendidikan, dan sebagainya. Jangan sampai kondisi seperti ini dibiarkan berlarut-larut.

Kita pun harus menyadari bahwa masalah ini adalah efek domino dari sistem kapitalisme yang diterapkan. Persoalan ekonomi, politik, hukum, pendidikan, sosial, semuanya adalah mata rantai yang saling berkaitan. Karena itu upaya jangka panjang yang tidak boleh terlupakan adalah mengganti sistem yang ada dengan sistem yang lebih baik. Islam misalnya.

Sekarang Anda sudah tahu bagaiaman ciri-cirinya dan apa aja penyebab lahirnya cabe-cabean. Coba saja Anda perhatikan disekitar Anda mungkin Anda mendapatkan cewek yang berkategori cabe-cabean. Apa jadinya dunia kalau semua isisnya dipenuhi mahkluk yang beginian. Sudah seharusnya yang kayak beginian harus dicegah biar tidak semakin merajalela dan merusak kaum pemuda yang nantinya menjadi generasi penerus bangsa. Bayangin saja, kalau generasi mudanya seperti ini mau jadi apa negara kita nanti?

Mengenal Istilah Cabe-Cabean di Kalangan Remaja | Annas Jakabaring | 4.5