Artikel yang berkaitan dengan kata kunci:

Menjalin Hubungan

Alasan Menjalin Hubungan yang Terlalu Cepat


Ada banyak alasan mengapa seseorang memutuskan untuk segera menjalin hubungan dengan orang baru setelah perpisahan. Seringkali, rasa tertarik atau memiliki hal-hal yang sama dengan pasangan membuat kita lantas mengikat hubungan dengan orang baru meski mengenalnya dalam waktu singkat. Potensi konflik makin tinggi bila pasangan mengetahui alasan Anda sebenarnya. Sebagian besar orang yang menjalin hubungan dalam waktu cepat adalah mengharapkan pasangan dapat memenuhi kebutuhan mereka dan menyembuhkan luka emosional.

Ada beberapa alasan menjalin hubungan yang terlalu cepat:

Pengabaian dan kepercayaan
Kedua hal ini berjalan beriringan. Saat ditinggalkan kekasih, Anda merasa tidak akan dapat lagi memercayai seseorang. Sebenarnya, perasaan ditinggalkan bisa dikurangi dengan cara sederhana seperti menangis. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana mengatasi perasaan ditinggalkan agar kembali dapat memercayai orang lain.

Ingin merasa dicintai
Alasan ini yang paling sering digunakan saat seseorang memasuki sebuah hubungan. Dan, setiap orang berjuang untuk merasa layak dicintai dalam beberapa titik dalam kehidupan mereka.

Mempertahankan diri
Kita sering ingin tahu bagaimana tetap memiliki kekuatan dan mandiri, meski sedang dalam sebuah hubungan. Umumnya, saat wanita berada dalam hubungan, mereka akan menarik dari dari kehidupan sosial, seperti teman-teman.

Terlepas dari apa yang pernah terjadi, apa yang telah Anda lakukan atau alami di masa lalu, Anda adalah seorang manusia yang berharga dan pantas menerima cinta. Sehingga, di lain waktu jika Anda merasa memilih pasangan yang salah, pikirkan lagi. Perhatikan baik-baik dinamika hubungan kalian dan tanyakan pada diri sendiri apa artinya. Terkadang, dibutuhkan konsultasi dengan orang yang dapat dipercaya atau terapis untuk memberi penilaian secara objektif.

Kategori Artikel: Cinta dan Asmara, Gaya Hidup, Info Remaja, Tips DewasaComments (0)

Menjalin Hubungan Cinta yang Lama


Ternyata bukan hanya cerita dalam dongeng kalau ada pasangan yang bisa merasakan jatuh cinta selamanya. Penelitian yang dilakukan Bianca Acevedo dan Arthur Aron dari Stony Brook University, membuktikannya melalui hasil pemindaian otak.Mereka membandingkan korelasi saraf pada individu yang telah lama menikah dan mereka yan g baru saja jatuh cinta.  Ada kemiripan aktivitas otak yang berhubungan Hdengan motivasi, ganjaran dan keinginan pada tiap pasangan.

Kami menemukan ada kemiripan yang sangat jelas antara seseorang yang menjalin hubungan cinta cukup lama dan yang baru saja jatuh cinta. Kesimpulan tersebut mengacu pada area otak yang mengatur ganjaran dan motivasi pada otak. Area tersebut merupakan bagian dari dopamin ventral tegmental area (VTA). Hasil penelitian mendukung teori yang mengungkapkan bahwa kemungkinan ada mekanisme otak tertentu yang membuat cinta romantis mengalami berkelanjutan dalam beberapa hubungan jangka panjang.

Kategori Artikel: Gaya Hidup, Info RemajaComments (0)


Paket Minyak Cinta 300x250