Alasan Kenapa Pria Suka Selingkuh

 

Alasan Kenapa Pria Suka SelingkuhPria yang suka selingkuh harus dibuang jauh-jauh. Setuju? Ya, pada umumnya hubungan asmara yang putus diakibatkan oleh perselingkuhan biasanya juga menjadikan pria sebagai tokoh utama dalam perselingkuhan tersebut.

Apa iya pria suka berselingkuh? Kalau iya, lalu alasan mereka suka berselingkuh apa? Dan mereka juga tahu kalau selingkuh itu salah.

 

Untuk mengetahuinya, langsung saja Anda simak berikut ini alasan kenapa pria suka selingkuh.

Pria Suka Sama Wanita

Persoalan di sini adalah straight guy. Pada dasarnya, tipe pria ini suka sama semua wanita. Maksudnya, semua wanita yang menurut si dia cantik dan menarik…walaupun si dia sudah punya gebetan.

Saat seorang pria mempunyai kesempatan, maka mereka langsung mendekati wanita tersebut. Jika mereka tidak mendapat kesempatan itu, maka mereka terus mencari hingga mendapatkan kesempatan itu.

Maksudnya, mata pria tersebut lebih jelalatan ke mana-mana walaupun si dia bersama pacaranya. Ingat, pria lempeng pada intinya suka dengan wanita yang menurutnya cantik dan menarik.

Pria Suka Permainan

Biasanya pria lebih hobi main video game dibanding wanita. Jika masih ragu, coba lihat di tempat rental PS3 di dekat rumahmu. Kemudian hitung jumlah mereka yang sedang bermain game, pasti jumlah pria lebih banyak dibanding wanita.

Tapi ada juga wanita yang suka main game dibanding pria. Makanya tidak hanya pria yang suka berselingkuh, ada juga sebagian wanita yang hobi mengoleksi gebetan pria.

Terlalu Percaya Logika

Banyak orang mengatakan bahwa pria lebih suka menggunakan logika daripada perasaan mereka. Sedangkan, wanita lebih mengutamakan perasaan dibanding logika.

Lebih suka menggunakan logika itu sah-sah saja, namun biasanya pria terlalu menggantungkan hidup pada logika. Padahal, saat ini, banyak hal yang sering tidak masuk logika, misalnya kakek yang berusia 70 tahun yang menjadi model busana pria India yang menebus dosa-dosanya dengan memotong lidahnya sendiri.

Makanya sebelum berselingkuh, pria terkadang berpikir-pikir dulu, misalnya: “Kalau saya selingkuh lalu ketahuan, pasti pacar marah-marah, bisa-bisa putus. Tapi kalau selingkuh tidak ketahuan, amannnn.”